Kejadian 39:9 TB. bahkan di rumah ini ia tidak lebih besar kuasanya dari padaku, dan tiada yang tidak diserahkannya kepadaku selain dari pada engkau, sebab engkau isterinya. Bagaimanakah mungkin aku melakukan kejahatan yang besar ini dan berbuat dosa terhadap Allah?”
Mengimani Allah berarti mengambil keputusan untuk memilih antara hidup bergaul dengan Allah atau hidup dalam dosa. Taat kepada Allah atau melawan Allah. Terang atau gelap. Hitam atau putih. Dalam hal beriman tidak ada wilayah abu – abu, karena Allah tidak kompromi dengan dosa. Kejadian 61-8 yang menjadi bagian pembacaan Alkitab bagi kita hari ini mengisahkan tentang kejahatan manusia karena manusia yang memilih untuk tidak taat. Kehidupan manusia menjadi rusak karena pilihan manusia sendiri. Padahal ketika Allah menciptakan langit dan bumi dalam Kejadian 1, setiap karya penciptaan Allah selalu diakhiri dengan sebuah kesimpulan “Allah melihat bahwa semuanya itu baik”. Kejadian 110,12,18,21,25. Terlebih manusia yang dijadikan segambar dan serupa dengan Allah. Manusia menjadi makhluk termulia dan puncak seluruh penciptaan Allah. Manusia bahkan diberi kuasa untuk mengusahakan dan memelihara alam ciptaan Allah. Allah menjadikan manusia dalam keberadaan sungguh amat baik Kej. 131. Tentunya, Allah mengharapkan manusia hidup secara baik sesuai maksud Allah. Tetapi manusia ternyata jatuh ke dalam dosa karena tergoda dan memilih tidak taat kepada perintah Allah Kejadian 3. Akibatnya Allah menghalau manusia dari hadapanNya. Dan yang sangat memprihatinkan adalah manusia yang telah jatuh ke dalam dosa tetap memilih hidup dalam dosa. Dosa menjadi candu yang meracuni dan merusak hidup manusia. Dalam pembacaan kita ini digambarkan betapa manusia mulai bertambah jumlahnya tetapi juga manusia terus menerus hidup dalam dosa dan kejahatan semakin bertambah. Anak – anak Allah yang mestinya hidup dalam ketaatan kepada Allah justru tergoda dengan anak – anak perempuan manusia yang hidup dalam dosa. Ketika anak – anak Allah melihat kecantikan para perempuan manusia, mereka mengambil para perempuan itu sebagai istrinya, siapa saja yang mereka sukai. Model perkawinan yang dibangun secara sembarangan dan karena keinginan nafsu birahi, telah melahirkan anak-anak yang disebut pada ayat 4, orang-orang yang gagah perkasa dan gagah berani, namun perkasa dan berani untuk melakukan kejahatan. Allah dilupakan atau ditentang secara terang-terangan. Kejahatan manusia semakin besar di bumi. Kata “kejahatan” diterjemahkan dari kata Ibrani “ra” yang menunjuk kepada tingkah laku yang tidak diperkenankan oleh Tuhan. Pekerjaan tangan Allah telah dicemarkan manusia. Gambar Allah itu telah dihancurkan oleh karena dosa. Betapa besarnya kejahatan manusia sehingga disebutkan pada ayat 6 bahwa Allah menyesal telah menjadikan manusia. Kata “menyesal” dalam teks ini memiliki pengertian bahwa Allah menjadi sedih dan tersakiti oeh karena dosa yang telah dan tengah diperbuat oleh umat-Nya. Dan kesedihan atau kesakitan yang dialami oleh Allah itu disebabkan oleh dosa manusia yang memperburuk dan merusakkan gambar Allah. Di tengah situasi dan kondisi yang penuh dengan kejahatan, Nuh mendapat kasih karunia di mata Tuhan. Nuh hidup bergaul dengan Tuhan. Nuh tidak ikut arus zaman itu, meskipun arus dan godaan kejahatan begitu besar. Nuh tetap hidup benar di mata Tuhan. Melalui Nuh maka peradaban dan kelangsungan manusia dipulihkan kembali oleh Allah. Allah menghukum manusia yang hidup penuh kejahatan dan dosa dengan cara menghapuskan manusia dari muka bumi melalui air bah. Tetapi Nuh dihormati Allah karena ia hidup bergaul dengan Allah. Siapa yang bergaul dengan Allah tidak akan terhapus dari hadapan Tuhan, tetapi siapa yang hidup melawan Allah dan menikmati kubangan dosa akan dihapuskan hidupnya oleh Tuhan. Di dalam Kristus kita sudah memperoleh kasih karunia Allah. Sehingga kita diselamatkan dari dosa. Tapi sayangnya masih ada orang Kristen yang tetap menyukai dosa. Dalam Kejadian 6 ini, sifat dosa manusia dengan terang-terangan ditunjukkan dalam dua hal utama nafsu seksual ayat 2 dan kekerasan ayat 11. Sampai sekarang arus dosa itu malah semakin hebat dan kuat. Kebejatan manusia tidak berubah; nafsu dan kekerasan seolah - oleh menjadi trend. Perilaku amoral, kefasikan, pornografi, dan kekerasan menguasai masyarakat kita tanpa memandang usia. Dan kita masih terlalu menikmati dosa – dosa itu ibarat babi yang selalu asyik menikmati kubangan lumpur. Domba dan babi memang sama – sama hewan tetapi keduanya memiliki tabiat yang sangat berbeda. Jika domba jatuh ke dalam kubangan lumpur maka secara spontan ia akan berusaha keluar dari kubangan lumpur itu karena domba adalah binatang yang tidak suka dengan hal yang kotor. Berbeda dengan babi. Babi kalau jatuh ke dalam kubangan Lumpur. Justru makin asyik menikmati kubangan Lumpur itu dan tidak berinisiatif untuk ke luar dari kubangan lumpur karena memang babi adalah binatang yang suka dengan kubangan lumpur yang kotor. Simbol bagi kita sebagai gereja adalah Domba dan bukan Babi. Kita bisa jatuh ke dalam dosa tetapi mesti segera bangkit dan bertobat dari dosa. Jangan meniru kelakuan Babi yang selalu menikmati dosa, menganggap dosa biasa – biasa saja dan tetap terikat dalam belenggu dosa miras, narkoba, seks bebas, candu digital, dan mengabaikan Tuhan. Ingatlah saudaraku, murka Tuhan menghukum manusia dapat terjadi kapan dan dimana saja bagi mereka yang melakukan kesalahan dan dosa, terutama dosa karena tidak dapat menempatkan diri sebagai anak-anak Allah di tengah kehidupan duniawi yang jahat. Oleh sebab itu hari ini kita diperhadapkan pada pilihan iman. Manakah yang kita pilih hidup taat atau melawan ? Menjadi Terang atau menikmati Gelap ? Beroleh hukuman atau mendapat kasih karunia? Bila kita sudah mendapatkan kasih karunia dalam Kristus, marilah memelihara iman dengan hidup berkenan kepada Allah meskipun kita berada di tengah – tengah angkatan yang bengkok hatinya. Selamat Hari Minggu. Tuhan memberkati.
Demikian penjelasan di sekitar masalah ‘anak-anak Allah’ dalam Kej 6:2 dan dengan demikian jelas tidak ada kaitan antara manusia raksasa dalam Kej 6:4 dengan pekawinan ‘anak-anak Allah’ dengan anak-anak perempuan manusia’ dalam Kej 6:2. Orang-orang raksasa. Di atas telah dijelaskan bahwa tafsiran yang mengatakan bahwa ‘anak-anak
6Manusia menjadi sangat jahat di mata TUHAN 1-2Jumlah manusia semakin bertambah dan menyebar di muka bumi. Di antara mereka terdapat banyak gadis yang begitu cantik sehingga anak-anak laki-laki Allah61-2 anak-anak laki-laki Allah Ada banyak sekali tafsiran tentang arti anak-anak laki-laki Allah’. Kebanyakan tafsiran dapat dikelompokkan dalam dua alternatif 1 Anak-anak Allah yang dimaksud adalah malaikat-malaikat yang memihak iblis dalam pemberontakannya, lalu dihukum Allah dan dibuang ke dunia ini. Malaikat-malaikat itu sekarang disebut roh-roh jahat atau setan-setan. Kalau demikian, mungkin roh-roh itu menjelma menjadi laki-laki, lalu mengawini gadis-gadis tersebut. Pendukung tafsiran ini memakai Yud. 16 sebagai landasan tafsir mereka. Kemungkinan lainnya, 2 Anak-anak Allah yang dimaksud adalah keturunan Set. Ini sesuai dengan kebanyakan ayat di PL yang menyebut bahwa bangsa Israel— yang semuanya keturunan Set— adalah anak-anak Allah.’ Di Kel. 422, bangsa Israel juga disebut anak sulung’ Allah. Namun, sebenarnya tafsiran 1 dan 2 tidak sejalan dengan Ayb. 16 dan 21 di mana frasa yang sama digunakan. Kesimpulannya, kita harus mengakui bahwa memang tidak ada informasi yang cukup untuk memastikan arti mana yang paling tepat Ul. 2929. mengambil dan mengawini siapa saja yang mereka sukai dari para gadis itu. 3Maka berkatalah TUHAN, “Aku tidak mau nafas kehidupan-Ku tinggal dalam diri manusia selamanya-lamanya. Semua manusia adalah makhluk fana yang harus mati. Aku menetapkan bahwa umur setiap manusia tidak akan melebihi 120 tahun.” 4Banyak anak dilahirkan karena kawin campur tersebut. Pada waktu itu, muncullah orang-orang yang disebut Nefilim.64 Nefilim Kata ini langsung diserap dari bahasa Ibrani, dan artinya tidak dapat dipastikan. Dalam bahasa Ibrani, ayat ini tidak langsung mengatakan bahwa Nefilim adalah hasil perkawinan campur antara manusia dengan anak-anak Allah’ ayat 2. Namun, hal itu memang dapat dianggap sebagai dampak yang tersirat. Nefilim sering ditafsirkan sebagai manusia raksasa, tetapi bisa juga berarti orang perkasa’ saja, tergantung tafsiran yang dipilih di ayat 2. Artinya, Nefilim bisa berarti orang kuat yang sangat jahat, atau orang kuat yang baik seperti pendekar. Mereka terkenal pada zaman itu sebagai orang-orang yang sangat kuat dan tangguh dalam perang. 5TUHAN melihat bahwa manusia di muka bumi sudah sangat jahat, dan isi hati mereka pun jahat. 6Dia sangat menyesal sudah menciptakan manusia di bumi. Hal itu membuat hati-Nya amat sedih. 7Berkatalah TUHAN, “Aku akan memusnahkan seluruh manusia, binatang berkaki empat, binatang melata, binatang merayap, dan burung-burung. Tidak akan ada satu pun yang tertinggal dari segala yang masih hidup di atas bumi. Aku sangat menyesal karena sudah menciptakan semua makhluk hidup itu.”Nuh hidup benar di mata Allah dan diselamatkan dari bencana 8Tetapi TUHAN bermurah hati kepada Nuh. 9Beginilah riwayat tentang Nuh Di antara semua orang yang hidup pada masa itu, hanya Nuh yang hidupnya benar di mata Allah. Nuh bersekutu erat dengan Allah. 10Nuh mempunyai tiga anak laki-laki, yaitu Sem, Yafet, dan Ham. 11Waktu itu, Allah melihat bahwa semua manusia yang lain di muka bumi sudah sangat jahat. Mereka bertindak kejam dan keras satu sama lain. 12Allah begitu kecewa karena bumi sudah sangat rusak akibat kejahatan yang dilakukan manusia. 13Berkatalah Allah kepada Nuh, “Aku sudah memutuskan untuk memusnahkan seluruh manusia dan makhluk hidup yang lain, karena kekerasan manusia terhadap satu sama lain sudah memenuhi bumi. 14Buatlah bagimu kapal dari kayu pilihan.614 kayu pilihan Dalam terjemahan lain, khususnya terjemahan harfiah, nama kayu ini diambil langsung dari bahasa Ibrani, yaitu kayu gofir’. Jenis kayu tersebut tidak lagi dikenal dan sekarang tidak diketahui pohon apakah gofir’ itu. Namun, makna terpenting yang perlu disampaikan adalah bahwa pada zaman itu, kayu yang dimaksud merupakan kayu yang paling cocok untuk pembuatan kapal, dibandingkan jenis kayu yang lain. Di dalamnya, buatlah banyak ruang. Dan supaya air tidak bisa masuk, lapisilah bagian dalam dan luar kapal itu dengan ter.614 ter Ter adalah bahan hitam yang sekarang digunakan untuk aspal. Ter akan mencair bila dibakar. Sesudah dingin kembali, ter menjadi kental dan lengket melekat. 15Inilah ukuran kapal yang harus kamu buat Panjangnya 138 meter, lebarnya 23 meter, dan tingginya 14 meter. 16Buatlah atap kapal itu, dan berilah jarak 46 sentimeter antara atap dengan semua dinding di bawahnya, supaya udara dan cahaya dapat masuk. Buatlah tiga dek di dalamnya, dek atas, dek tengah, dan dek bawah. Buatlah juga pintu di bagian samping kapal. 17Dengarlah baik-baik! Aku akan mendatangkan banjir besar di atas bumi untuk membinasakan semua makhluk yang bernafas di bawah langit. Segala sesuatu yang ada di bumi akan mati. 18Namun, sekarang Aku mengadakan perjanjian denganmu. Kamu, istrimu, ketiga putramu, dan ketiga menantumu akan selamat di dalam kapal itu. 19Dan karena Aku ingin menyelamatkan semua jenis makhluk hidup, maka kamu harus membawa sepasang dari tiap jenis, yaitu satu jantan dan satu betina, supaya setiap jenis binatang juga tetap hidup. 20Sepasang dari masing-masing jenis burung, jenis binatang berkaki empat, jenis binatang melata, dan jenis binatang merayap akan datang kepadamu, agar dapat ikut ke dalam kapal dan tetap terpelihara. 21Kamu juga harus membawa persediaan makanan untuk keluargamu dan untuk semua binatang itu. Simpanlah semuanya di dalam kapal.” 22Maka Nuh melakukan semua yang sudah Allah perintahkan kepadanya. ©2014-2023 oleh Yayasan Alkitab Bahasa Kita dan Pioneer Bible Translators InternationalPelajari Selebihnya Tentang Terjemahan Sederhana Indonesia
Ende: Kej 22:13. Maksud tjerita ini adalah djuga: mendjelaskan bahwa Tuhan berhak atas anak sulung, baik manusia maupun binatang ( Kel 22:28,29 ), akan tetapi tidak menghendaki pengorbanan kanak-kanak. Anak jang sulung harus ditebus dengan korban binatang ( Kel 13:13; 34:19,20 ). Lihat Luk 2:23-24.
Oleh Pdt. Budi Asali, Kejadian 11-23 " Kejadian 1 Merupakan Fakta Sejarah" Kejadian 24-25 " Urut - urutan Penciptaan " Kejadian 31-24 " Setan Memakai Ular " Kejadian 41-16 " Kain dan Habel " Kejadian 417-26 " Keturunan Kain " Kejadian 51-32 " Silsilah Adam - Nuh " Kejadian 61-8 " Dosa / Kejahatan Manusia " Kejadian 69-22 " Bejadnya Dunia ini Pada Saat itu " Kejadian 71-24 " Tuhan Menyuruh Nuh Masuk ke Dalam Bahtera " Kejadian 81-917 " Allah Mengingat Nuh " Kejadian 918-1032 "Dosa Nuh dan Akibatnya " Kejadian 101-119 "Kesatuan Umat Manusia " Kejadian 1110-125 "Silsilah Abraham " Kejadian 126-20 " Kesukaran - kesukaran Abraham " Kejadian 131-1424 "A B R A H A M " Kejadian 151-21 " Keragu - raguan Abraham " Kejadian 161-16 "Abraham Mengambil Hagar Sebagai Istri " Kejadian 171-27 "Tuhan Menampakkan Diri Kepada Abraham " Kejadian 181-15 "Keramah - tamahan Abraham Dalam Menerima Tamu" Kejadian 1816-1938 "Doa Syafaat Abraham " Kejadian 201-18 "Dosa Abraham dan Akibatnya " Kejadian 211-21 "Kelahiran Ishak " Kejadian 2122-34 "Abimelekh Mengajak Abraham Untuk Bersahabat " Kejadian 221-19 "Abraham diuji " Kejadian 231-20 "Kematian Sara " Kejadian 241-67 & 2220-24 "Abraham Sudah Tua " Kejadian 251-34 "Firman / Janji Tuhan Pasti Terjadi " Kejadian 261-33 "Ishak Terkena Bencana Kelaparan " Kejadian 2634-2730 "Ishak Mau Memberkati Esau" Kejadian 2730-289 "Mendapat 'berkat' " Kejadian 2810-22 "Yakub Berangkat " Kejadian 291-30 "Pertemuan Yakub dengan Keluarga Ribka " Kejadian 2931-3024 "Anak Yakub dari Lea" Kejadian 3025-43 "Tuhan Memberkati Laban Karena Yakub" Kejadian 311-21 "Hal - hal yang Mendorang Yakub untuk Pulang" Kejadian 3122-55 "Laban Mengejar Yakub" Kejadian 321-3320 "Problem Yakub" Kejadian 341-31 "Shikem dan Hemor " Kejadian 351-29 " Penggenapan Nazar Yakub" Kejadian 361-43 "Struktur dan Problem " Kejadian 371-36 "Yusuf dan Keluarganya " Kejadian 381-30 "Yehuda Berkeluarga " Kejadian 391-23 "Yusuf di Rumah Potifar" Kejadian 401-23 "Mimpi Juru Minuman dan Juru Roti" Kejadian 411-57 "2 Tahun yang Gelap " Kejadian 421-38 "Saudara - saudara Yusuf Pergi ke Mesir" Kejadian 431-458 "Pergi ke Mesir untuk keduakalinya " Kejadian 458-467 "Yusuf Mengundang Yakub ke Mesir " Kejadian 468-4726 "Keluarga Yakub Tiba di Mesir" Kejadian 4727-4822_ "Akhir Hidup Yakub" Kejadian 491-7 "Nubuat Tentang Ruben" Kejadian 498-10 "Arti Nubuat ini" Kejadian 4929-5026 "Pesan dan Kematian Yakub" Author Pdt. Budi Asali, ke Channel Video Khotbah2 Pdt. Budi Asali di Youtube
Teks -- Kejadian 25:1-34 (TB) 25:1 Abraham mengambil pula seorang isteri, namanya Ketura . 25:2 Perempuan itu melahirkan baginya Zimran, Yoksan, Medan, Midian, Isybak dan Suah . 25:3 Yoksan memperanakkan Syeba dan Dedan. Keturunan Dedan ialah orang Asyur, orang Letush dan orang Leum . 25:4 Anak-anak Midian ialah Efa, Efer, Henokh, Abida dan Eldaa. Teks -- Lukas 8:16-18 (TB) 8:16 "Tidak ada orang yang menyalakan pelita lalu menutupinya dengan tempayan atau menempatkannya di bawah tempat tidur, tetapi ia menempatkannya di atas kaki dian, supaya semua orang yang masuk ke dalam rumah dapat melihat cahayanya . 8:17 Sebab tidak ada sesuatu yang tersembunyi yang tidak akan dinyatakan, dan tidak Kejadian 3: 14: “Lalu berfirmanlah TUHAN Allah kepada ular itu: ‘Karena engkau berbuat demikian, terkutuklah engkau di antara segala ternak dan di antara segala binatang hutan; dengan perutmulah engkau akan menjalar dan debu tanahlah akan kaumakan seumur hidupmu”. 1) Ada yang menafsirkan bahwa ay 14 ini hanya ditujukan kepada setan.
TB+TSK (1974) ©. SABDAweb Kej 1:28. 1 Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: "Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap 2 di bumi." Catatan Full Life.
Kejadian 9:18-29. 9:18 Anak-anak Nuh yang keluar dari bahtera ialah Sem, Ham dan Yafet; n Ham adalah bapa Kanaan. o 9:19 Yang tiga inilah anak-anak Nuh, p dan dari mereka inilah tersebar penduduk seluruh bumi. q 9:20 Nuh menjadi petani; dialah yang mula-mula membuat kebun anggur. 9:21 Setelah ia minum anggur, r mabuklah ia 1 dan ia telanjang
\n \ntafsiran kejadian 6 1 8
7IZsIkk.
  • xvod3x1hql.pages.dev/381
  • xvod3x1hql.pages.dev/100
  • xvod3x1hql.pages.dev/8
  • xvod3x1hql.pages.dev/277
  • xvod3x1hql.pages.dev/89
  • xvod3x1hql.pages.dev/255
  • xvod3x1hql.pages.dev/190
  • xvod3x1hql.pages.dev/171
  • tafsiran kejadian 6 1 8